Friday, January 15, 2016

Pemakaian Laporan Keuangan


Beberapa kebutuhan pemakai laporan keuangan meliputi (Standar Akuntansi Keuangan, 2009):
1. Investor
Penanam modal berisiko dan penasihat merekan berkepentingan dengan risiko yang melekat serta hasil pengembangan dari investasi yang mereka lakukan. Mereka membutuhkan informasi yang membantu menentukan apakah harus membeli, menahan, atau menjual investasi tersebut. Pemegang saham juga tertarik pada informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan untuk membayar deviden.
2. Karyawan
Karyawan dan kelompok-kelompok yang mewakili mereka tertarik pada informasi mengenai stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Mereka juga tertarik dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun dan kesempatan kerja.
3. Pemberian pinjaman
Pemberian pinjaman tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah pinjaman serta bunganya dapat dibayar pada satu jatuh tempo.
4. Pemasok dan kreditur usaha lainnya
Pemasok dan kreditur usaha lainnya tertarik dengan informasi keuangan yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terhutang akan dibayar pada saat jatuh tempo. Kreditur usaha berkepentingan pada prusahaan dalam tenggang waktu yang lebih pendek dari pada pemberi pinjaman kecuali kalau sebagai pelanggan utama mereka tergantung pada kelangsungan hidup perusahaan.
5. Pelanggan
Para pelanggan berkepentingan dengan informasi mengenai kelangsungan hidup perusahaan, terutama kalau mereka terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan, atau tergantung pada perusahaan.
6. Pemerintah
Pemerintah dengan berbagai lembaga yang berada dibawah kekuasaanya berkepentingan dengan alokasi sumber daya dan arena itu berkepentingan dengan aktivitas perusahaan. Mereka juga membutuhkan informasi untuk mengatur aktivitas perusahaan, menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan statistik lainnya.
7. Masyarakat
Perusahaan mempengaruhi anggota masyarakat dengan berbagai cara misalnya: perusahaan dapat memberikan kontribusi berarti pada perekonomian nasional, termasuk jumlah orang yang dipekerjakan dan perlindungan kepada penanam modal domestic. Laporan keuangan dapat membantu masyarakat dengan menyediakan informasi kecendrungan (trend) dan perkembangn terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitas.

Sementara itu menurut Syafri (2008:7) Pemakai laporan keuangan antara lain:
a. Pemilik perusahaan
Bagi pemilik perusahaan laporan keuangan dimaksudkan untuk:

1. Menilai prestasi atau hasil yang diperoleh manajemen perusahaan.
2. Mengetahui hasil deviden yang akan diterima.
3. Menilai posisi keuangan perusahaan dan pertumbuhannya.
4. Mengetahui nilai saham dan laba perlembar saham.
5. Sebagai dasar untuk memprediksi kondisi perusahaan dimasa datang.
6. Sebagai dasar untuk mempertimbangkan menambah atau mengurangi investasi.

b. Manajemen perusahaan
Bagi manajemen perusahaan laporan keuangan digunakan untuk:

1. Alat untuk mempertanggung jawabkan pengelolaan kepada pemilik.
2. Mengatur tingkat biaya dari setiap kegiatan operasi perusahaan, divisi, bagian segmen tertentu.
3. Mengukur tingkat efisiensi dan tingkat keuntungan perusahaan, divisi, bagian, atau segmen tertentu.
4. Menilai hasil kerja individu yang diberikan tugas dan tanggung jawab.
5. Untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menetukan perlu tidaknya diambil kebijaksanaan baru.
6. Memenuhi ketentuan dalam UU, peraturan. Anggaran Dasar, Pasar Modal. Dan lembaga regulator lainnya.

c. Investor
Bagi investor laporan keuangan dimaksudkan untuk:

1. Menilai kondisi keuangan dan hasil uasaha perusahaan.
2. Meniali kemungkinan menanamkan dana dalam perusahaan.
3. Menilai kemungkinan menanamkan divestasi (menarik investasi) dari perusahaan.
4. Menjadi dasar memprediksi kondisi perusahaan di masa datang.

d. Kreditur atau Banker
Bagi kreditur, banker, atau supplier laporan keuangan digunakan untuk:

1. Menilai kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
2. Menilai kualitas jaminan kredit / investasi untuk menopang kredit yang akan diberikan.
3. Melihat dan memprediksi prospek keuntungan yang mungkin diperoleh dari perusahaan atau menilai rate of return perusahaan.
4. Menilai kemampuan likuiditas, solvabilitas, rentabilitas perusahaan sebagai dasar dalam pertimbangan keputusan kredit.
5. Menilai sejauh mana perusahaan mengikuti perjanjian kredit yang sudah disepakati.

e. Pemerintah dan Regulator
Bagi pemerintah atau regulator laporan keuangan dimaksudkan untuk:

1. Menghitung dan menetapkan jumlah pajak yang harus di bayar.
2. Sebagai dasar dalam menetapkan kebijakan-kebijakan baru.
3. Menilai apakah perusahaan memerlukan bantuan atau tindakan lain.
4. Menilai kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang ditetapkan.
5. Bagi lembaga pemerintah lainnya bisa menjadi bahan penyusunan data dan statistik.

f. Analisis, Akademis, Pusat Data Bisnis
Para analisis, akademis, dan juga lembaga-lembaga pengumpulan data bisnis laporan keuangan penting sebagai bahan atau sumber informasi yang akan diolah sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi analisa, ilmu pengetahuan, dan komoditi informasi.

Pemakaian Laporan Keuangan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: neng samroh

0 comments:

Post a Comment